Cari Artikel Di Google

Iklan Layanan Masyarakat








Penerimaan Akademi Militer (AKMIL)


TNI-AD Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Militer / AKMIL. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Akademi Angkatan Laut (AAL)


TNI-AL Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Angkatan Laut / AAL. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Akademi Angkatan Udara (AAU)


TNI-AU Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Angkatan Udara / AAU. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Bintara PK TNI-AD


TNI-AD Memberikan Kesempatan Kepada Putra/Putri Indonesia Untuk dididik menjadi Bintara PK TNI-AD. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Bintara PK TNI-AL


TNI-AL Memberikan Kesempatan Kepada Putra/Putri Indonesia Untuk dididik menjadi Bintara PK TNI-AL. Untuk Lebih Detail....

BMP-3F

Tank amfibi BMP-3F buatan Rusia (photo : fresh)

Sidoarjo - TNI Angkatan Laut merevitalisasi alat utama sistem persenjataan, terutama menggantikan persenjataan yang sudah udzur. Markas Besar TNI Angkatan Laut membeli 17 tank jenis BMP-3F dari Rusia. Proses administrasi pengadaan tank telah selesai, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2009. “Diperkirakan Desember mendatang sudah tiba di Tanah Air,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Madya Agus Suhartono, Kamis (12/11).

BMP-3FTank produksi Rusia ini memiliki keunggulan di antaranya jarak tembak 20 kilometer, tank amfibi ini mampu berjalan di air dengan kecepatan 13 kilometer per jam atau sekitar 7 knot per jam. Sedangkan, kecepatan jalan darat hingga 70 kilometer per jam. Mampu berjalan di medan pegunungan mencapai 45 kilometer per jam, sambil mengeluarkan tembakan.

Harga setiap unit diperkirakan mencapai Rp 23 miliar. Tank ini juga dilengkapi dengan senjata kaliber 100 milimeter canon, serta 38 butir amunisi yang mampu menembak ke udara dengan sasaran pesawat maupun helikopter. Selain itu juga dilengkapi dengan senjata 7,62 milimeter yang merupakan senjata mesin ringan. Tank tercanggih saat ini, akan langsung bergabung dengan Resimen Kaveleri Marinir.

Selain itu, TNI Angkatan Laut juga mendapat hibah 10 unit tank amfibi dari Korea Selatan. Tak jenis Landing Vehicle Tank tipe 7A1 ini, akan memperkuat dukungan alat persenjata TNI Angkatan Laut.

BMP-3FKepala Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Madya Iskandar Sitompul mengatakan selama ini jumlah tank di TNI Angkatan Laut mencapai 430 unit. Rata-rata berusia sekitar 20 tahun, 30 persen diantaranya berusia 30 tahun.

Karena tergolong peralatan berumur, maka persenjataan tersebut mulai diperbarui. Tank hibah tersebut, kata Iskandar, menjalani perawatan sehingga memiliki tingkat efisiensi 90 persen. Jika diperhitungkan dengan luasan wilayah, idealnya jumlah persenjataan jauh dari kebutuhan ideal. “Tapi disesuaikan dengan keuangan negara, serta prioritas pembelajaannya,” jelasnya.(Sumber : Tempo Interaktif)

Berita Terkait :
- Marinir Segera Miliki 17 Tank Buatan Rusia


read more (1)

One Response to “Korps Marinir Segera Miliki 17 Unit Tank BMP-3F Buatan Rusia”

  1. alfa on November 16th, 2009 12:38 pm

    Sekarang kita boleh aja beli, tapi setidak2nya beberapa tahun lagi kita akan punya yang lebih baru lagi dan itu Made In Sendiri, bikin anoa aja bisa, masa bikin tank kagak bisa, mari berpikir dan berusaha, dan berdoa,semoga itu dikabulkan Sang Pencipta, Amien

    Amin :)

Leave a Reply




 

November 2009
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30