Cari Artikel Di Google

Iklan Layanan Masyarakat





"Dirgahayu Republik Indonesia Ke 65" Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Sukseskan Gelombang Ke Dua, Untuk Terwujudnya Kehidupan Berbangsa Yang Semakin Sejahtera, Makin Demokrasi dan Makin Berkeadilan.



"Marhaban Ya Ramadhan" Saya Selaku Admin Ardava.com Mohon Maaf bila selama ini ada kesalahan, baik cara penyajian atau yang lainnya. Selamat Menunaikan Ibada Puasa Ramadhan 1431 H. Semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan dan keiklasan dalam menjalankan ibadah puasa hingga akhir, serta puasa dan amal ibadah selama Ramadhan di terima Allah SWT, Amin.






Spr2 Produk PT. PindadMoU revitalisasi industri pertahanan yang ditandatangani Desember 2009, hingga kini masih nihil implementasi. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Pindad Adik Avianto Sudarsono saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/2).

“MoU yang itu masih wacana yang sifatnya baru kebijakan umum. Padahal kalau mau kerja kan harus ada kontrak kerja,” kata Adik.

Ia menambahkan gaung kencang untuk revitalisasi industri pertahanan belum diikuti perubahan nyata dalam bisnis. Bisnis, sahut dia, masih berjalan seperti biasa dimana pihaknya tidak mempunyai kejelasan atas produk yang harus dibuat.

“Bisnis berjalan as usual. Kita harus intip, menebak-nebak, baru kita siapkan. Tidak seperti pesanan panser yang sudah dinyatakan di depan. Belum seperti itu,” jelasnya.

Volume pesanan alutsista kepada PT Pindad juga tidak jauh berbeda seperti tahun - tahun sebelumnya. Misalnya, pesanan 750 buah kendaraan taktis untuk dipergunakan di teritorial dari TNI. Hal itu, kata dia, akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis yang diselenggarakan di Kemenhan Selasa mendatang di Jakarta.

Sementara Dirjen Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksda Gunadi menyatakan MoU tersebut ditujukan untuk jangka panjang. Sementara penuangannya dalam bentuk kontrak akan melalui tahapan berbeda. Ia menyatakan pemerintah siap mengucurkan dana jika seluruh tahapan kontrak sudah dipenuhi.

“Kalau DIPA sudah disetujui DPR, kita baru bisa buat kontrak. DIPA ini sudah disetujui, tapi masing-masing angkatan kan harus membuat operasional requirement dan spesifikasi teknisnya dulu sebelum kemudian BUMNIP ini diundang untuk presentasi dan membuat kontrak. Kalau sekarang sudah siap, itu bisa langsung dilakukan,” tegasnya.(Sumber : Media Indonesia)


read more (0)

Leave a Reply




 

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728