Cari Artikel Di Google

Iklan Layanan Masyarakat








Penerimaan Akademi Militer (AKMIL)


TNI-AD Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Militer / AKMIL. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Akademi Angkatan Laut (AAL)


TNI-AL Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Angkatan Laut / AAL. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Akademi Angkatan Udara (AAU)


TNI-AU Memberikan Kesempatan Kepada Putra Indonesia Untuk dididik menjadi Perwira Melalui Akademi Angkatan Udara / AAU. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Bintara PK TNI-AD


TNI-AD Memberikan Kesempatan Kepada Putra/Putri Indonesia Untuk dididik menjadi Bintara PK TNI-AD. Untuk Lebih Detail....

Penerimaan Bintara PK TNI-AL


TNI-AL Memberikan Kesempatan Kepada Putra/Putri Indonesia Untuk dididik menjadi Bintara PK TNI-AL. Untuk Lebih Detail....

Penembakan Roket RM.70 GradMemasuki awal 2010, Korps Marinir menggelar latihan secara besar-besaran di wilayah timur dan barat yang melibatkan ribuan prajurit Korps Marinir yang dipusatkan di Lampung, Minggu (7/2).

Menurut Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) M Alfan baharudin, latihan ini merupakan implementasi dari keinginan para Komandan Satuan untuk mengoptimalkan kemampuan para prajuritnya di lapangan dengan menggabungkan materi Latihan TW-IV TA.2009 dan TW-I TA.2010.

Latihan Pemantapan Terpadu Korps Marinir merupakan suatu tahap latihan taktik dan teknik tempur lapangan yang menyeluruh dan terpadu dari seluruh kesenjataan yang dimiliki Korps Marinir baik itu Infanteri, Artileri maupun Kavaleri yang dilaksanakan dari tingkat perorangan dasar hingga tingkat satuan lanjutan.

Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meninjau langsung latihan ini disambut sangat antusias oleh seluruh prajurit Korps Marinir. Kehadiran Presiden dinilai sebagai bukti bahwa pemerintah tidak hanya mendukung kenaikan anggaran pertahanan, tetapi juga sebagai perhatian dan dukungan moril untuk menyemangati para prajurit yang tengah berlatih.

“Atas nama Korps Marinir, kami bangga kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Alfian.

SBY melihat dan mengikuti langsung jalannya pendaratan amfibi, latihan penembakan roket RM 70 Grad, Howitzer, penanaman pohon dan latihan Rubber Duck Operation (RDO). Saat pendaratan amfibi, Presiden mendarat pada Gelombang ke-4 serbuan amfibi dengan kendaraan amfibi terbaru Korps Marinir yakni LVT-7A1.

LVT-7A merupakan satu dari 10 tank Amfibi yang didatangkan dari Korea Selatan pada awal Desember 2009 lalu. LVT-7A1 ini mampu membawa 25 personel Marinir lengkap dengan peralatan tempurnya. Kecepatan di laut 8 knot, 45 km/ jam di darat dengan jarak tempuh 7 jam di laut, 300 mil di darat serta kapasitas kargo 10.000 pounds.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Madya TNI Agus Suhartono mengatakan, latihan pemantapan terpadu Korps Marinir berlangsung di daerah latihan teluk Ratai, Lampung.

Dalam laporannya kepada Presiden SBY, Agus Suhartono menyampaikan bahwa latihan terpadu ini diikuti 2.300 personel marinir. Daratan latihan yang digunakan adalah daerah latihan milik TNI AL dengan luas lebih kurang 350.000 hektare, yang terdiri dari daerah latihan pantai, rawa, dan pegunungan. “Daerah ini memang sangat ideal dan lengkap untuk latihan kegiatan baik korps marinir maupun untuk pasukan katak,” katanya.

Agus Suhartono menjelaskan, di daerah latihan telah dibangun pangkalan TNI AL, ditambah dua brigade infanteri marinir yang sekarang bermarkas di teluk Ratai. Daerah latihan ini rencananya untuk pangkalan TNI AL di wilayah barat. Namun pembangunannya sedikit mengalami hambatan sehingga saat ini baru bisa ditempati satu pangkalan dengan dua brigade marinir.(Sumber : Jurnas)


read more (0)

Leave a Reply




 

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728