Komandan Brigade Infanteri-1PIK/Jaya Sakti Kolonel Inf Joni Supriyanto memimpin kegiatan latihan Penanggulangan Aksi Teroris yang dilaksanakan Satuan Peleton Pengintai dan Keamanan (Tontaikam) Brigif-1 PIK/JS Kodam Jaya bertempat di Markas Brigade Infanteri-1 PIK/JS, Jl. Raya Kalisari Jakarta Timur, Kamis (4/2).
Sesuai dengan undang-undang TNI No 34 tahun 2004 diantaranya adanya tugas untuk mengatsi aksi terorisme. Satuan Brigade Infanteri 1 PIK/Jaya Sakti merupakan satuan pengaman Ibukot Jakarta yang mempunyai tugas untuk melaksanakan penanggulangan aksi terorisme terhadap pejabat-pejabat negara. Satuan yang ada pada Brigade Infanteri 1 PIK/Jaya Sakti untuk mengatasi aksi tersebut disebut Peleton Pengintai Keamanan (Tontaikam) yang khusus personelnya disiapkan dengan berbagai kemampuan mengatasi aksi terorisme.
Untuk selalu terampil dan kemampuannya terpelihara, maka Komandan Brigade Infanteri 1 PIK/Jaya Sakti Kodam Jaya membuat program pelatihan secara terus menerus sehingga Peleton Pengintai Keamanan selalu siap untuk digerakan. Saat ini pasukan elite Kodam Jaya disiapkan untuk melaksanakan latihan gabungan penangulangan aksi teroris dengan satuan Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Polri di wilayah ibukota Jakarta. Dengan adanya kegiatan tersebut, satuan Tontaikam haruslah disiapkan dengan baik sehingga pelaksanaannya dapat berhasil sesuai dengan keinginan.
Satuan Peleton Pengintai Keamanan Brigade Infanteri 1 PIK/Jaya Sakti yang menjabat sebagai Komandan Peltonnya adalah Letnan Satu Infanteri Emik Chandra Nasution dengan jumlah personel 46 orang, Kemampuan satuan ini disiapkan dengan segala kemampuannya untuk mengatasi aksi teroris. Dalam latihan yang dilaksanakan dengan materi adalah cara mengamankan pejabat yang disandera oleh kelompok teroris dengan menggunakan pesawat helikopter, dan melaksanakan latihan refling dari gedung yang disimulasikan dengan menara.
Hadir dalam kegiatan latihan tersebut para Komandan Batalyon Infanteri jajaran Brigif-1 PIK/JS, Kapendam Jaya, para Kasi Brigif-1 PIK/JS.(Sumber : Dispen TNI-AD)
Leave a Reply