Cari Artikel Di Google

Iklan Layanan Masyarakat





Buy border=

TNI-AL membuka kesempatan kepada para pemuda Warga Negara Indonesia yang berusia 18 hingga 22 tahun untuk dididik menjadi calon Kadet AAL TA. 2012.(Selengkapnya....)

TNI-AL membuka kesempatan kepada para pemuda/pemudi Warga Negara Indonesia yang berusia 18 hingga 22 tahun untuk dididik menjadi calon Bintara TNI-AL.(Selengkapnya....)

TNI-AU membuka kesempatan kepada para pemuda Warga Negara Indonesia yang berusia 18 hingga 22 tahun untuk dididik menjadi calon Karbol AAU TA. 2012..(Selengkapnya...., Pendaftaran Online....)


Yonif 142 Bertolak Menuju Perbatasan

Anggota Yonif 621 Manuntung saat upacara pelepasan satgas pengamanan perbatasan RI - Malaysia di Banjarmasin, Kalimantan Timur. (FOTO ANTARA/Herry Murdy Hermawan)

Gorontalo - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan melakukan dislokasi pasukannya dari pulau Jawa ke pulau-pulau yang berbatasan langsung dengan negara lain guna memperkuat pertahanan negara.

“Pasukan akan disebar ke daerah-daerah perbatasan mulai dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua,” ujar Kol Tek Sigit Priyono, Kasubdit Pengembangan Kebijakan Pertahanan Negara, Ditjen Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan, Rabu.

Dijelaskan, saat ini paradigma pertahanan negara telah berubah dari Jawa centris ke paradigma baru bahwa gangguan pertahanan dan keamanan di seluruh wilayah dapat mengancam eksistensi NKRI.

“Apalagi saat ini jumlah pasukan di Jawa jauh lebih besar daripada daerah-daerah perbatasan yang notabene lebih rawan gangguan hankamnya,” ungkapnya.

Di Jawa jumlah pasukan dibandingkan luas wilayah sekitar 1:0,8 KM persegi, sementara di Sumatera sekitar 1:7,6 KM persegi, Kalimantan 1:27,3 KM persegi, Sulawesi 1:6,8 KM persegi, dan Papua 1:27,5 KM persegi.

Dikatakan, kebijakan dislokasi merupakan bagian dari strategi penguatan pertahanan negara yang sedang dijalankan Kemenhan.”Berbarengan dengan itu Kemenhan juga melakukan revitalisasi dengan meningkatkan status dan penambahan satuan, ada yang dari kompi menjadi batalyon atau pos Angkatan Laut menjadi Lanal,” jelasnya.

Kebijakan lain adalah pemenuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menjadi 100 persen sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan.”Pemerintah berupaya membangun industri pertahanan secara mandiri agar tidak tergantung ke negara luar,” katanya.

Beberapa upaya yang sedang dikerjakan adalah pengembangan pesawat tempur KI-FX bekerja sama dengan Korea Selatan, pesawat ini di atas F16 dan di bawah Sukhoi, pengadaan beberapa jenis senapan serbu oleh Pindad, serta pengadaan beberapa heli dan pesawat angkut oleh PTDI.(Sumber : Antara)


Tags:
read more (0)

Leave a Reply




Galeri Foto




Bersepeda Sambil Berkunjung Ke KRI dalam rangka menyambut Hari Armada 2010

TNI-AD
Dengultor-81, Kopassus, Kostrad, Linud, Rider, Penerbad

TNI-AL
Armada TNI-AL, Denjaka, Kopaska, Yon Taifib, Korps Marinir, Penerbal

TNI-AU
Armada TNI-AU, Denbaravo-90, Paskhas

AKADEMI TNI
Pasukan Garuda
Ardava

Arsip Blog


2011
Januari, Pebruari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember, Desember

2010
2009

Kategori Berita

 

December 2011
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031