Sejak republik ini berdiri, baru tiga kali TNI melakukan latihan gabungan. Yang pertama dilaksanakan pada 1980 didaerah Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Riau (daratan dan kepulauan) di mana saat itu TNI dipimpin oleh Jenderal TNI M Jusuf.
Latgab kedua dilaksanakan pada 1996 di Propinsi Timor-Timor (kini Timor Leste), Maluku Tengah dan Maluku Utara. Kala itu TNI dipimpin oleh Jenderal Feisal Tandjung dan Komandan Latgab dipegang oleh Jenderal Wiranto.
Berbeda dengan satu dekade lebih silam, latgab yang bersandikan “Yudha Siaga” kini dihadapkan pada terbatasnya anggaran pertahanan yang berujung pada kesiapan operasioanal alutsista yang digunakan.
Tak heran, jika pada latgab TNI 2008 sebagian besar peralatan yang digunakan sudah berusia diatas 20 tahun. Namun, karena sudah mengalami peremajaan atau retrovit atau repowering maka peralatan itu dapat digunakan dalam Latgab 2008.
Kondisinya benar-benar berbeda dengan latgab pertama dan kedua. Saat itu, TNI AL baru saja mendapat tambahan kapal pemburu jenis fregat, kapal angkut personel dan tank/LST, dan sejumlah kapal perang Republlik Indonesia ditempelkan ruda Exocet dari Perancis.
Berita Terkait Dengan Latgab TNI 2008
Berikut foto - foto Latgab TNI 2008





Leave a Reply